Selasa, Oktober 19, 2021
BerandaArsipnVIDIA GeForce 7150

nVIDIA GeForce 7150

Setelah sekian lama, nVIDIA tidak pernah membuat chipset motherboard dengan GPU terintegrasi untuk platform processor Intel. Dan akhirnya hadir NVIDIA GeForce 7150.

Setelah sebelumnya, nVIDIA sudah lebih banyak menyediakan varian untuk solusi GPU terintegrasi pada chlpset-chipset motherboard untuk platform AMD. Terakhir dengan ketersediaan alternatif varian integrated GPU GeForce 7050 dan GeForce 7025 untuk platform AMD, khususnya dengan socket AM2. Kali ini akhirnya giliran pengguna processor Intel mendapatkan alternatif pilihan dari nVIDIA.

Diperkenalkan secara resmi oleh nVIDIA di awal Q3 tahun 2007 ini. Sebetulnya kehadiran integrated GPU ini juga sudah terdengar mulai di beberapa ajang pameran besar di dunia yang sudah berlangsung terlebih dulu tahun ini.

MCP73

nVIDIA nForce media and communications processors (MCP) adalah sebutan nVIDIA untuk komponen yang lebih sering dikenal sebagai chipset northbridge. Tapi untuk beberapa produk, khususnya chipset platform processor AMD, MCP menjadi solusi single chipset.

Sekaligus langsung tiga varian chipset dengan integrated GPU seri 7 yang ditawarkan untuk pengguna PC dengan platform Intel CPU. Sebelumnya chipset ini juga dikenal dengan nama MCP73, dengan GeForce dan nForce digabung dalam single chip, seperti chipset platform AMD. Berikut ketiganya, diurutkan dari line-up terendah.

GeForce 7050

Pilihan pertama adalah GeForce 7050 dan Force 61 Oi. Chipset ini dibatasi dengan penggunaan frontside bus pada 1066 MHz, modul memory DDR2 667 MHz. Integrated graphic yang tersedia juga hanya memberikan analog output.

Tentu saja alternatif ini akan ditawarkan dengan range harga termurah dibanding dua pilihan selanjutnya. Integrated GPU GeForce 7050 akan bekerja pada dock 500MHz, lebih cepat 75MHz dari GeForce 7050 PV integrated GPU yang digunakan pada nForce630a untuk platform processor AMD. Dan pada situs resmi nVIDIA, juga tersedia kombinasi pilihan gabungan antara GeForce 7050 dan nForce 630i.

GeForce 7100

Berikutnya adalah GeForce 7100 dan Force 6301. Digunakannya nForce 630i, memberikan tambahan dukungan frontside bus hingga 1333 MHz FSB, juga dukungan penggunaan modul RAM DDR2 800 MHz. Ini memberikan pilihan komponen pendukung (terutama processor dan modul memory RAM) juga peluang upgrade yang lebih baik, ketimbang pilihan pertama.

GeForce 7100 juga memberikan fitur, utamanya untuk urusan display, yang jauh lebih baik. Seperti tersedianya DVI output, HDMI dengan dukungan HDCP. Ditambah dengan dukungan tambahan, yang membehkan fungsi RAID dan Gigabit Ethernet. Integrated GPU GeForce 7100 ini akan bekerja pada dock 600 MHz, lebih baik dibandingkan GeForce 7050.

GeForce 7150

Pilihan terbaik dari nVIDIA adalah GeForce 7150 dan nForce 630i. Sebenarnya memiliki banyak kemiripan dengan pilihan kedua, GeForce 7100 dan nForce 630i. Juga menggunakan nForce 630i, yang mendukung penggunaan frontside bus hingga 1333 MHz FSB dan dukungan RAM DDR2 800MHz.

GeForce 7150 juga memastikan ketersediaan DVI output, HDMI dengan dukungan HDCP. Dukungan tambahan, seperti RAID dan Gigabit Ethernet juga tersedia. Untuk sementara, satu-satunya perbedaan yang dapat terlihat langsung adalah pada dock GPU terintegrasi.

Untuk chipset flagship dari jajaran integrated GPU nVIDIA kali ini akan bekerja pada dock lebih dari 600 MHz. Dibandingkan GeForce 7100 yang bekerja pada clock 600 MHz, diharapkan ia akan memberikan kinerja yang lebih baik. Sayangnya sampai berita ini diturunkan, belum ada angka pasti untuk clock speed integrated GPU GeForce 7100 ini akan bekerja.

Alternatif Solusi untuk Windows Vista

Alternatif chipset motherboard dengan integrated GPU dari nVIDIA ini memang tentunya tidak ditujukan khusus untuk membangun sebuah ultimate gaming system. Untuk dapat melihat kinerja sebenarnya, untuk dibandingkan dengan sebuah GPU pada video card, ataupun Integrated GPU yang lain baru akan terlihat pada pengujian yang sesungguhnya.

Hadirnya operating system Windows Vista memberikan tantangan baru untuk produsen chipset motherboard dalam memberikan teknologi integrated GPU. Jika tampilan Aero pada Windows Vista menjadi salah satu parameter utama, maka ini menjadi tantangan

Posisi integrated GPU GeForce 7150 dengan discrttt video card, untuk menciptakan integrated GPU yang memiliki graphic performance yang mampu mendukungnya, meskipun integrated GPU ini tidak ditujukan untuk PC gaming.

Pembahasan ini sedikit banyak akan membawa kita ke permasalahan istilah Windows Vista Ready. Setidaknya ada dua Istilah yang perlu dikenali. “Windows Vista Premium Ready” memastikan komponen atau PC secara keseluruhan mampu menjalankan Aero yang tersedia pada Windows Vista (kecuali Home Basic edition). Sedangkan, istilah “Windows Vista Capable” tidak mewajibkan kemampuan untuk mendukung Aero dari Windows Vista. Dan ketiga chipset integrated GPU ini diklaim layak menyandang predikat “Windows Vista Premium Ready”.

Hal ini juga yang membuat nVIDIA memandang momen kehadiran Windows Vista ini menjadi peluang emas. Sebelumnya untuk platform CPU Intel, nVIDIA tidak menyediakan alternatif chipset motherboard dengan integrated GPU. Meskipun perlu diingat, integrated GPU nVIDIA GeForce 7150 ini juga memiliki kesamaan dengan GPU GeForce seri 7 lainnya, pada keterbatasan dukungan DirectX 9 dan Shader Model 3.0.

Ekonomis

Seperti juga kebanyakan produsen yang memproduksi chipset motherboard dengan integrated GPU, nVIDIA juga memproduksi chipset motherboard ini dengan harapan dapat memberikan alternatif solusi yang lebih murah, baik untuk end user juga untuk system integrator. Setidaknya, solusi ini tetap akan lebih ekonomis dibanding menggunakan sebuah discrete video card tambahan, bahkan dengan video card entry-level sekalipun.

Khusus untuk system integrator, nVIDIA juga memberikan sebuah pandangan yang baru. Solusi ini diharapkan akan dapat mengurangi tingkat kompleksitas dari inventori komponen yang harus tersedia. Dengan merekomendasikan solusi integrated GPU nVIDIA terbaru ini digabungkan dengan single modul DIMM DDR2 1GB, bukan dengan dua keping DDR2 512MB.

Ini tentunya akan menyederhanakan proses suplai dan inventori untuk system integrator, dan diharapkan akan ikut mengurangi ongkos produksi untuk produk yang dihasilkan. Meskipun untuk beberapa kalangan enthusiast, ini akan menyisakan sedikit pertanyaan, mengenai optimal tidaknya bandwidth memory yang tersedia, dengan tidak memanfaatkan teknologi dual-channel memory access yang tersedia.

Bagi nVIDIA, end user juga akan diuntungkan dengan solusi ini. Dengan skenario menggabungkan single modul DIMM DDR2 1 GB, dan bukan dua keping DDR2 512 MB, user dapat menambahkan modul DIMM tambahan pada slot memory yang tersedia.

Berbeda dengan skenario penggunaan dua keping DDR2 512MB, demi memanfaatkan keuntungan penggunaan dual-channel. Biasanya saat user melakukan upgrade RAM, terpaksa “membuang” atau melakukan tukar tambah modul DDR2 512 MB yang lama, dikarenakan kebanyakan motherboard integrated GPU nVIDIA terbaru ini hanya menyediakan 2 slot DIMM untuk modul memory. Asumsi ini mengacu pada kebutuhan minimum Windows Vista yang membutuhkan minimal 1 GB RAM, untuk kebanyakan versinya (kecuali Windows Vista Home Basic edition).

Integrated GPU dengan Dukungan DirectX 10

Masih belum puas dengan alternatif pilihan solusi motherboard dengan chipset integrated GPU? Masih ada pilihan menggunakan video card dengan GPU yang terpisah dari motherboard. Tentunya dengan kinerja yang lebih baik. Atau masih menantikan kehadiran integrated GPU dari nVIDIA seri 8, dengan dukungan DirectX 10? Anda tentunya sudah dapat melihat pola yang terbentuk. Hal ini agaknya tidak akan terjadi, sebelum nVIDIA menghadirkan discrete GPU terbaru untuk video card penerus GeForce seri 8. Dan hal yang sama juga agaknya berlaku pada ATi.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments