Sejarah Macintosh Generasi Pertama Dari Apple

mac pertama

DI AKHIR tahun 1983, Apple Computers menayangkan iklan TV-nya yang paling legendaris di sebuah stasiun TV kecil dan tak terkenal hanya sekadar memenuhi syarat untuk mengikuti award di tahun 1984. Iklan yang berjudul “1984”itu menggambarkan seorang wanita berpakaian atletik sedang berlari dikejar tentara-tentara menuju ruangan besar dimana banyak orang berkumpul menyaksikan siaran dari layar besar. Tayangan pidato tersebut pun harus berakhir heboh karena sang wanita melemparkan palu besarnya ke layar.

Iklan fenomenal yang menggambarkan nuansa ‘pemberontakan’ Apple akan dominasi industri IT oleh IBM ini ditayangkan sekali lagi di acara Superbowl dan langsung mendapat perhatian seluruh Amerika. Iklan ini pun menyabet 4 award dan dinobatkan sebagai salah satu iklan paling fenomenal sepanjang masa. Sebenarnya apa yang mau dikenalkan Apple lewat iklan ini?

Produk yang dikenalkan Apple Macintosh generasi pertama. Sebuah komputer pribadi yang didesain untuk memenuhi performa grafis yang mencukupi dengan harga yang terjangkau. Saat itu, sebuah komputer grafis dibandrol di atas USD 10.000, dan Apple Computer berhasil membuat komputer grafis sederhana ini dengan harga jual hanya USD 2.495.

Produk ini sebenarnya dirilis dengan nama Apple Macintosh, namun diganti menjadi Macintosh 128K saat produk penerusnya yaitu Macintosh 512K dikenalkan. Macintosh 128K memiliki desain kotak sederhana dengan monitor 9 inchi di dalamnya dan hadir dengan keyboard dan mouse. Macintosh 128K ini juga dilengkapi sebuah handel di atasnya agar mudah dibawa-bawa.

Inti dari komputer ini adalah prosesor mikro Motorola 68000 yang dihubungkan ke DRAM sebesar 128 kB dengan sebuah data bus 16 bit. Kapasitas RAM yang hanya 128kB (sesuai dengan namanya, 128K) ini menimbulkan masalah yang fatal saat dan sayangnya memorinya itu tak bisa di-upgrade. Kelemahan di sisi memori ini menjadi pokok masalah yang membuat Macintosh 128K tidak kompatibel dengan banyak Software dan membuatnya terlihat tak bertenaga dibanding kompetitornya.

The Macintosh 128K, originally released as the Apple Macintosh, is the original Apple Macintosh personal computer. Its beige case consisted of a 9 in (23 cm) CRT monitor and came with a keyboard and mouse. A handle built into the top of the case made it easier for the computer to be lifted and carried. It had an initial selling price of $2,495 (equivalent to $6,017 in 2018). The Macintosh was introduced by the now-famous $370,000 (equivalent to $892,290 in 2018) television commercial by Ridley Scott, “1984”, that most notably aired on CBS during the third quarter of Super Bowl XVIII on January 22, 1984.[6] Sales of the Macintosh were strong from its initial release on January 24, 1984, and reached 70,000 units on May 3, 1984.[7] Upon the release of its successor, the Macintosh 512K, it was rebranded as the Macintosh 128K. This computer did not have a model number. https://en.wikipedia.org/wiki/Macintosh_128K

Anehnya, walau Macintosh 128K ini memiliki banyak sekali kekurangan, Apple berhasil menjual sekitar 50.000 unit hanya dalam waktu 74 hari setelah dikenalkan. Pada tahun 1985, lini produk Macintosh mulai berkembang dan makin digemari berkat dikenalkannya printer LaserWriter dan Software Aldus PageMaker yang membawa aktivitas desktop publishing ke level rumahan.

Sayangnya, pada tahun 1985 ini juga Apple ditinggalkan oleh dua orang pendirinya. Steve Wozniak kembali ke bangku kuliah sementara Steve Jobs dipecat karena sering berbeda pendapat dengan CEO Apple saat itu, John Sculley. Ketika bergabung lagi dengan Apple di tahun 1996, Jobs kembali mengerjakan proyek Macintosh ini dan berhasil ara32komputer.

Tinggalkan komentar